Kamis, 06 Maret 2014

doaku

Tuhan..beri tahu ayahku bahwa aku merinduinya, juga beri tahu ibuku bahwa akupun merinduinya. aku takut nafasku tak lagi ada ketika aku masih belum menemuinya.
Tuhan, sungguh hanya Kau yang tahu kapan nyawaku ini akan kau ambil,
Tuhan..setidaknya izinkan aku melihat ayah ibuku bahagia dengan atau tidak dengan perbuatanku,
jika mereka mendahuluiku pergi menghadapMu, tolong izinkan keduanya aku bahagiakan dulu..
Tuhan..saat ini kami sedang tidak bersama, selalu lindungi keduanya, buat keduanya bahagia, sehat, dan di berikan kelapangan rizki..
Tuhan, aku ingin segera menyelesaikan studiku dengan cemerlang, ku mohon jauhkanlah aku dari sifat malas yang masih menyelimuti diriku..meski aku tahu ia mencintaiku tapi ku mohon pisahkan kami selamanya, rasa malas itu !
Tuhan..titip salam rinduku untuk Ayah, Ibu dan saudara-saudariku..semoga kami senantiasa berada di bawah naunganMu, terus menjadikan Engkau sebagai prioritas kami,, aamiin

ketika hati tak berisi

pagi ini tepat pukul 08.53 wib, terlintas sebuah pemikiran tentang "siapa aku?", "kenapa aku bisa hidup di dunia ini?", "untuk apa aku hidup ?", dan semua pertanyaan lain yang terlintas pagi ini,,
berusaha terus optimis dalam menjalani hidup, tapi..monster mengerikan yang berkembang biak di kepalaku menghambat semua itu..rasa takut, rendah diri, pesimis dan semua faktor X itu selain menjadi monster ia juga berperan sebagai penyakit yang tak terobati. berulang kali aku bilang ingin maju tanpa ragu, ingin memulai hidup baru setiap hari, ingin memperbaiki diri, ingin ini dan itu tapi apa? semua hanya omong kosong. kenyataannya adalah aku masih seperti aku yang di kepalanya masih banyak ternak-ternak monster itu yang tak berhenti berkembang biak.